Ramadhan Pergi Sendiri

Ramadhan Pergi Sendiri

Ramadhan…bulan yang dinanti
Ramadhan…bulan yang dirahmati
Ramadhan…bulan yang dihormati
Ramadhan…bulan yang dikangeni

Ketika tanggal satu Ramadhan
Segala persiapan dah dilipat gandakan

Satu Ramadhan, hari dimulainya ibadah puasa
Manusia berduyung-duyungg tidak makan dan minum dikala siang
Manusia berlomba-lomba ke masjid shalat malam
Manusia bercepat-cepatan membaca halaman demi halaman Quran

Tak lupa manusia, memanfaatkan momentum
Takjil dijual dimana-mana
Uang saku berhamburan hanya demi berbuka
Kesemuanya hanya untuk buka puasa

Ketika tanggal sepuluh terkahir ramadhan
Segala persiapan untuk sambut lebaran

Sepuluh terakhir ramadhan, hari penuh kesibukan
Manusia berduyun-duyun untuk hijrah ke kampung halaman
Manusia berakselerasi membuat panganan
Manusia berantusias menyambut lebaran

Manusia dilupakan untuk merapatkan barisan
Manusia dilupakan dengan inti ramadhan
Manusia dilupakan akan malam 1000 bulan
Manusia terlena dengan rutinitas ramadhan

Ketika tanggal satu syawal
Segala persiapan untuk kehidupan awal

Satu Syawal, hari mula sama seperti awal
Manusia serentak menunggu pengumuman
Manusia bersorak ketika diumumkan
manusia berteriak kegirangan
manusia bersukacita tak karuang

Manusia tumpah di jalan-jalan
Manusia serentak kumandangkan takbiran

Namun, manusia telah lupa
Ramadhan telah pergi meninggalkan manusia
Ramadhan bukanlah ujian, hanyalah latihan
Ramadhan tanpa perayaan kemenangan

Setelah Ramadhan ujian akan datang
Ramadhan membuat rutinitas menjadi matang
Ramadhan disambut ketika datang
Namun maaf, pergilah sendirian
Hanyalah dengan takbiran kata perpisahan

1 Syawal 1436/17 Juli 2015 *Mr. Tip*

Ramadhan Dalam Implementasi Pemikiran Martin Buber

martin buber

Di tengah-tengah bulan yang mulia yakni Ramadhan, banyak hal yang bisa dipelajari dan diambil hikmahnya. Ramadhan telah mengajarkan banyak hal mulai dari ketaqwaan dan solidaritas sosial. Ramadhan mengajarkan untuk memperbaiki hubungan vertikal dan horizontal. Hubungan vertikal yakni hubungan dengan Tuhan diperbaiki dengan banyak melakukan amaliyah sunnah seperti dzikir, shalat sunnah dan membaca Al-Qur’an. Hubungan Horizontal direpresentasikan dengan memberikan makan bagi orang yang berpuasa serta mengeluarkan zakat bagi yang mampu. Kesemuanya berguna untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah.

Dalam beberapa hal, pernah terjadi kasus pembagian zakat yang mengakibatkan tewasnya para penerima zakat akibat berdesak-desakan. Kasus seperti itu haruslah tidak berulang setiap tahunnya. Pembagian zakat merupakan sesuatu hal yang baik dan sangat dicintai oleh Allah, namun pelaksanaan pembagian zakat perlulah ditata. Kasusu intolerir dalam beragama sudah sering diberitakan diberbagai media massa yang menyulut pada tindak kekerasan. Bahkan dibeberapa wilayah terdapat aksi trawuran warga ditengah-trengah bulan suci seperti ini.

Baca Lanjutannya…

KH. Sahal Mahfud

“Karena produk ijtihad maka keputusan fiqih bukan barang sakral yang tidalk boleh diubah meskipun situasi sosial budayanya sudah melaju kencang. Pemahaman yang mengsyakralkan fiqih jelas keliru.” (KH.Sahal Mahfud)