REVIEW ARTIKEL PERKEMBANGAN REGIONALISASI di ASIA TENGGARA: Asia Tenggara Membentuk Jati Diri

Diri Amerika Serikat yang memiliki kebijakan luar negeri paling berpengaruh di dunia, tak lupa melirik Asia Tenggar untuk menancapkan pengaruhnya di region itu. Amerika serikat mulai menancapkan pengaruhanya di Asia tenggara dengan menjadi mediator untuk membentuk pakta pertahanan di Asia Tenggara. Pertama, Amerika Serikat menjadi negosiatir pada perjanjian manila guna membentuk pertahanan kolektif. Kedua, Amerika Serikat memberikan dana bantuan sebesar $200juta untuk pembangunan di bidang ekonomi. Di lain sisi, negara-negara di Asia Tenggara memiliki upaya untuk memperbaiki citra Asia Tenggara. Perlu diketahuai bahwa Asia Tenggara adalah bekas dari kolonialisma dan imprealisme barat.Daengan citra yang ingin dibentuk, Asia Tenggara menginginkan untuk melawan bekas kolonial dan melepaskan kontrol dari barat. Namun, keinginan tersebut sangatlah berat dilakukan karena negara-negara Asia Tenggara masih memiliki warisan kolonial. Hal ini dikarenakan masalah-masalah intern di Asia Tenggara yang tidak bisa diselesaikan sendiri, Asia Tenggara masih menggunakan kekuatan-kekuatan politik yang masih produk dari barat. Dalam bidang ekonomi pun Asia Tenggara masih sangat tergantung terhadap organisasi moneter dunia. Seperti BSC (British Special Commisioner), organisasi yang bergerak di bidnag pangan sebagai langkah antisipasi terhadap krisi pangan pasca perang; ECAFE, organisasi yang dibentuk oleh Dewan Ekonomi untuk Asia dan Timur Jauh, organisasi ini bergerak di bidang rekontruksi dan pengembangan ekonomi negara-negara kawasan; Colombo Plan for Cooperative Development in South and Southeast Asia, organisasi yang dibentuk guna membuat proyek ekonomi bagi negara-negara persemakmuran Inggris. Di bidang keamanan juga dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap ekspansi kaum Komunis Asia. Dalam pembentukan pertahan ini Amerika Serikat tidak membrikan dukungan, namun negar Asia Tenggara mengharapkan bimbingan, kepemimpinan dan dukungan dari Amerika Serikat. Sampai akhirnya, pada tahun 1950 Amerika Serikat mulai tertarik untuk untuk melalukan kesatuan pasifik dengan menarik masuk negar Asia Tenggar ke dalamnya. Amerika serikat, Australia dan Selandia Baru mulai nmembentuk pakta pertahanan guna mengamankan regional dari ekspansi komunis. Ketiga negara tersebut pada tahun 1951 akhirnya membentuk ANZUS. Mengenai pakta pertahann di Asia Tenggara, Amerika Serikat masih mengalami keraguan untuk mengorganisasikan koalisi pertahan di Asia Tenggara. Akhirnya, negara-negara Asia Tenggara inipun yang akan membentuk pakra pertahan sendiri. Dari beberapa paparan di atas, Asia Tenggara memiliki ketertarikan untuk bergabung dalam perusahaan-perusahaan yang kooperatif dan partisipasi negar-negara asia tenggara dalam masalah kemaman perlu memiliki inisiatif sendiri. Jadi, Asia Tenggara bisa menjadi lahan kolonialisme baru dengan bentuk baru.

About sejarawan

Sudah tidak kuliah lagi....sekarang dalam masa kebingungan yang sangat amat Twitter: @TanayaYP

2 responses to “REVIEW ARTIKEL PERKEMBANGAN REGIONALISASI di ASIA TENGGARA: Asia Tenggara Membentuk Jati Diri”

  1. syahrial siregar says :

    situs ini sangat membantu ,terima kasih……

  2. ayu says :

    thanxs bwt artikelxa ea,,,,,,,,,,,,,,
    without you i can’t be anything

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: