Buat apa kita Bermain catur?

Permainan catur sudah berusia berabad-abad. Catur ditemukan oleh seorang bangsa Hindu, kurang lebih 600 sebelum masehi. Jadi saat ini catur sudah berusia lebih dari 27 abad. Jadi catur adalah permainan tertua di muka bumi ini.
Asal mulanya catur tidak sesempurna sekarang ini. Catur berkembang mengikuti perubahan-perubahan yang dialami dunia. Sehingga dapat menjadi permainan yang menarik pada saat ini. Catur berasal dari bahasa sansekerta yang dinamakan Caturangga. Caturangga adalah empat bagian kekuasaan angkatan perang pengabdi raja. Yang dimaksud sebagai empat bagian kekuasaan angkatan perang adalah panglima perang, pasukan berkuda, pasukan gajah, dan pasukan berkendaraan perang. Keempat bagian ini yang akan mengabdi kepada raja. Raja memiliki kekuasaan dan peranan penting dalam permaian ini.
Sejak zaman dahulu nenek monyang kita suka mengadu segala-galanya dengan sesama. Zaman dahulu nenek monyang kita pada umumnya suka mengadu kekuatan, mengadu tenega dan kepintaran dengan sangat jujur. Sifat-sifat sial, kebetulan boleh dikatakan tidak ada. Yang diperjuangkan adalah ketajaman otak melawan ketajaman otak.
Kita mengetahui bahwa permainan catur dimainkan oleh dua yang memiliki jumlah dua buah catur yang sama. Dengan bakat dan pengelaman kta bisa maju dalam permaian ini. Kita harus mempunyai perhitungan-perhitungan seperti pandangan luas, penglihatan tajam, waspada, dan sebagainya. Oleh karena itu permaian catur sangat terbuka.
Bercatur adalah berjuang, berperang, dan bertempur. Tetapi denan otak dan pikiran. Karena itu disebnut sebagai perjuangna berpikir. Denfgan sifat-sifat keperwiraan seperti pandangan luas, teliti, waspada, dan sebagainya. Kalau dalam sifat-sifat tersebut kita lebih tinggi daripada lawan kita, maka kemenangan tentu berda dipihak kita.
Seseorang pemain pernah mengalami kesukaran-kesukaran dalam situasi permainnya. Ia tertegun, berpikir, menelaah, menimbang lalu mengambil keputusan. Pribadi pemain menjadi taruhan dalam peruanagn hidup. Mempertajam kecerdasan adalah syarat utama untuk mencapai maksud-maksud kita.
Tidak ada suatu mata pelajaran kejujuran yang demkian sulitnya daripada bercatur, apalagi dengan cara yang sangat menarik hati pula. Dan sifat-sifat pendidikan yang dapat dipelajari dari bermain catur yakni melatih kecerdasan dan pandangan luas. Juga mampu untuk menimbulkan kecintaan akan kebenaran dan kejujuran. Betapa indahnya turut serta dalam pekelahian yang bersifat ksatria.

About sejarawan

Sudah tidak kuliah lagi....sekarang dalam masa kebingungan yang sangat amat Twitter: @TanayaYP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: