Kuliah Umum Dari Sumio Fukami

Ketika memulai seminar Sumio mengajak peserta seminar untuk mendiskusikan tentang tujuan Jepang menduduki asia tenggara? Tujuan jepang menduduki asia tenggara disebabkan oleh beberapa faktor yakni doktrin Hakko I Chiu, untuk memutuskan bantuan negara-negar sekutu terhadap China, dan untuk mendapatkan bahan-bahan perang, karena Jepang sangat membutuhkan minyak tanah.

Jepang sebagai negara indutrialsisasi pertama di Asia sangat membutuhkan barang tambang untuk mendudukung proses produksi. Beberapa barang tambah diimport dari negara-negara asia dan sebagai oleh Amerika serikat. Jepang pada saat itu sangatlah membutuhkan minyak tanah, sehingga jepang mengimport minyak tanah dari Amerika Serikat. Sebagai negara industri, Jepang ingin membangun industri layaknya amerika. Bisa dilihat daya produksi Jepang dan AS 1939 dan 1944

Besi (000 ton) Minyak tanah (juta barel) Listrik (10 juta kilowatt)
Jepang Amerika Beda (lipat) Jepang Amerika Beda (lipat) Jepang Amerika Beda (lipat)
1939 840 57.560 68 2,7 1.265,0 470 246 1.064 4
1940 3.590 95.140 26 0,8 1.677,0 2100 272 1.902 7

Perang yang dialkukan peratam kali oleh jepang adalah perang melawan Cina 1937. Perang ini akibat dari membatsan import minyak tanah dari amerika serikat. Setelah melakukan invasi ke cina jepang mulai melakukan invasi ke ke negara-negara asia tengara. Asia tenggara sebagai objek pendudukan karena asia tenggara memiliki banyak susmber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung perang jepang.

Kemudian sumio membahas tentang istilah atau nama-nama perang yang dilakukan oleh jepang. Sumio memilah nama-nam perang dalam jepang sentris dan amerika sentris.

Amerika sentris Perang Dunia II

Perang Eropah

Perang Pasifik

Perang Asia Timur Raya

Perang Asia Pasifik

1-9-1939 s.d 14-8-1945

1-9-1939 s.d. 7-5-1945

8-12-1941 s.d 14-8-1945

Jepang sentris Peristiwa Cina

Perang Jepang-Cina

Perang Perlawanan Terhadap Invasi Jepang

Perang Asia Timur Raya

7-7-1937 s.d 14-8-1945

Menurut sumio pedapat amerika sentris kurang benar, karena menurut letak geografis asia tenggar terletak diantar samudera pasifik dengan samudera hindia. Perang yang dilakukan pun juga tidak hany terjadi di pasifik saja namun pernag secar keseluruhan di asia tenggara.

Menurut pendapat penulis, bangsa Indonesia tidak mempermaslahkan antara Amerika sentris dengan jepang sentris. Pemahaman bangsa Indoensai seruap yakni pemahamn tentang perang pasifik sama dengan perang asia timur raya. Hal itu, dikarenakan bahwa bangsa Indonesia pada waktu itu tidak melakukan perlawanan terhadap jepang. Bangsa indonesia hanya tahu bahwa jepang melawan sekutu.

CuMan dAri teMan

Makna Sholat 5 Waktu Orang Yang Tidak Melakukan Solat: Subuh: Dijauhkan cahaya muka yang bersinar.. Dzuhur: Tidak diberikan berkah dalam rezekinya.. Ashar: Dijauhkan dari kesehatan/kekuatan.. Maghrib: Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya. Isyha: Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya.. Sekarang anda mempunyai 2 pilihan: 1) Biarkan dalam offline msg anda. ATAU …… 2) Forward ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya- Allah , ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda foward

dari teman

Ini untuk yang suka atau peneliti sejarah , kalau ada yang minat
membaca tulisan tentang kejadian bersejarah di Indonesia pada tempo
dulu (dari 1851 sampai sekarang) dan dimuat di NY Times, terus mau baca
artikelnya dalam bentuk PDF, kontak saya saja. Caranya 1) buka
news.google. com , terus 2) search kejadian atau tokoh yang dicari,
misalnya soekarno , terus 3) pilih tahunya, misalnya tahun 1945-1950
4) pilih artikel di koranya.

Kemudian, kirim saya linknya, nanti saya kirimkan PDF artikel NY
history archieve tersebut.

Lumayan sekarang jadi nambah pengetahuan saya, misalnay tahun 1946
orang di LN masih menyebut kemerdekaan indies sebagai kemerdekaan Java
meskipun kata2 Indonesia sudah ada di koran tersebut sejak 1921. Terus
lagi dikatakan “Sjahrir” as Premier, the smartest man in Indies
sementara Soekarno dikatakan sebagai the strongest man. Kejadian
kejadian 1965 juga ada, juga tulisan2 ttg Natsir dan bung bung lainnya.

wassalam,

MCPS

Bangsa Indonesia Merdeka Tidak Untuk Antre BBM

Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM sudah disambut antusias oleh bangsa Indonesia. Antusias bangsa Indonesia untuk kenaikan harga BBM sangatlah beragam. Para mahasisiwa turun ke jalan untuk aspirasi dan aksi, orang-orang kecil pasrah akan keadaan, para pedagang sangatlah dilematis untuk menaikkan harga dagangan, dan sebagainya.

Namun, dengan dalih apapun pemerintah akan tetap menaikkan harga BBM. Bangsa Indonesia telah melihat iklan pemerintah yang dibintangai oleh Aburizal Bakrie, Marie Elka Pangestu sebagai reaksi pemerintah atas tuntutan mahasiswa. Perintah dikomando oleh SBY telah siap untuk dengan kebijakan yang tidak populer demi menyelamatkan perekonomian bangsa.

Bangsa Indonesia telah diuji oleh sejarah sejak lama. Bangsa Indonesia yang telah lam oleh belnda kemudian jepang. Setelah merdeka pun, bangsa Indonesia tidak pernah lepas dari ujian. Setelah merdeka bangsa ini dihadapkan oleh pemberontakan-pemberontakan, kepentingan-kepentingan elite, resesi ekonomi zaman Soekarno, Korupsi zaman Soeharto, Tanggungan utang dari rezim Soeharto, krisis moneter, krisis antar etnik, rawan pangaan, dan akhirnya bangsa Indonesia tinggal menunggu kenaikan BBM.

Kata “merdeka” adalah kata yang akan menjadi mitos bagi bangsa Indonesia. Mitos-mitos yang harus dipercaya selama-lamanya bahwa bangsa kita sudah merdeka. Bangsa yang selama ini hanya dalam masa euphoria belaka tanpa mampu memandang realita dunia. Realita dunia yang terus bergerak maju, tanpa bisa dihentikan oleh siapa.

Realita dunia inilah yang akan bisa menyadarkan bangsa Indonesia dari keterpurukan. Tidak bisa dipungkiri lagi bilapemerintah harus menaikkan BBM. Pemerintah dengan segala daya

HISTOROGRAFI

Tentang Beberapa Historiografi:

Dalam membicarakan soal periode sering telah berkali-kali dikemukakan, bahwa Sejarah Indonesia sesudah tahunn 1600 lebih bersifat Compagnies-historie, sejarah “Nederlanders buitengaats” atau “geschiedenis der Nederlanden buiten Europa”, yang umumnya ditulis di Nederlnds bagi Nederlanders, oleh penulis-penulis yang asing terhadap dunia timur yang historis ini dan tidak mempunyai perhatian terhadap kehidupan bangsa Indonesia, sehingga kekuarang-kekurangan ini berarti:

  1. cacat besar bagi sumber-suber sejarah Indonesia pada umumnya.
  2. mengabaikan banyak peristiwa-peristiwa dari dunia bangsa Indonesia.
  3. sejarah itu menjadi sempit dan tak lengkap.

Beberapa masalah sekarang kita hadapi dalam mempelajari historie der historiografie di Indonesia.

    1. Apakah yang kita sebut Compagnies-historie?Apakah sumber-sumbernya dan siapakah penulisnya?
    2. Apakah kekurangan-kekurangan dan cacat-cacat Compagnies-historie? Bila kekuarang-kekurangan itu sungguh terasa?Oleh siapa?
    3. Adakah penggalian sumber-sumber Indonesia? Adakah Percobaan melakukan sintesisi dengan sumber-sumber barat?
  1. Compagnies-Historie

Compagnies-historie adalah membicarakan terutama pimpinan dan pegawai-pegawai badan perdagangan ini yang meliputi daerah Decima sampai Kaapstad, kalau perlu mengisahkan bnagsa Indonesia yang secara kebetulan berhubungan dengan VOC. Rakyat yang juga berpikir, berperasaan dan bertindak jarang diperbincangkan.

VOC menggantikan tempat dari bangsawan atasan di dalam susunan masyarakat, sehingga VOC menjadi semacam dinasti yang juga mempunyai riwayat sendiri.

Compagnie’s Geschiedenis juga disebur Geschiedenis v/d nederlanders buiten Europe, jadi suatu perluasan Nederlandse Geschiedenis (maka juga disebut “Nederlandsche Geschiedenis Overzee”). Kemudian merupakan bagian dari Koloniale Geschiedenis pada umumnya.

Selama titel tetap begitu, tidak ada keberatan sesuatu apa, tetapi jika isi tetap sama sedang titel diubah, umpama menjadi : “Geschiedenis van Nederlands-Indie atau “Geschiedenis van Indonesie”maka titel dan isi tetap tidak sesuai sama sekali.

Dari mana diambilnya bahan-bahan bagi Compagnies. Geschiedenis sehingga tidak memenuhi syarat-syarat bagi sejarah Indonesia.

Sumber utama ialah scheepsjournalen yang banyak diterbitkan dalam abad ke XVII, antar lain “Begin en deVoortganck v.d Verenigde Nederlansche Geocrcyaerde oost-Indische Compagnie” yang mengisahkan tindakan-tindakan pertama dari OIC.

Para oostindievaarders tidak hanya melakukan perdagangan, tetapi mereka juga mencatat tentang keadaan-keadaan yang mereka lihat dan dengar dan yang istimewa, baik yang etnografis maupun yang historis.

Sumber-sumber lain bagi Compagnies-historie antara lain Placaet Boeck mengenai pelajran, perdagangan bebas, Ordonantien, Daghregister, Rapporten, dan sebagainya.

Sejarah yang merupakan risalah kejadian Compagnies adalah tulisan F. Valantijn, berkepala “Oud en Nieuw Oost-Indiën”, sebenarnya compilatie dari pengumuman, kenang-kenangan, fragmeng-fragmen dari reisverhalen, maka sejarah VOC dengan perbuatannya yang diutamakan Valantijn juga memakai tradisi jawa sebagai sumber sejarahnya.

Kelanjutan dari VOC historis ialah karangan van Dam: Beschrijvings der O.I. Compagnie.”

Sangat neerlandocentris, oleh karena mengetahui dan memandang Indonesië dari surat dan buku-buku VOC.

Suatu revolusi dalam historiografi tentang Indonesia yang membuang Neerlando-centrisme dan VOC historie ialah Thomas stamford Raffles: banyak menggunakan sumber-sumber Indonesia, antar lain serat, Babad dan sebaliknya sumber-suber belanda banyak yang diabaikan.

Meskipun kadang-kadang sangat kurang kritis dalam pemakaian sumber-sumber Indonesia, tetapi sudah satu langkah maju kearah Indonesia-centrisme, meskipun lebih khusus merupakan javans-centrisme yang timbul padanya karena perasaan Anti belanda.

Sejarah sesuatu bangsa tak boleh terbatsa pada sejarah yang menjajah atau kolonisator!. Rafflesjuga mengambil inisiatif untuk membuatpenyelidikan tentang sejarah sebelum tahun 1500 dan tentang seni-bangun dan pahat dari zaman Hindu-Jawa, tentang prasasti-prasati dan antiquisties. Dengan demikian dibangkitkan perhatian terhadap tidak hanya bangunan-bangunan Hindu-Jawa, tetapi juga pada sejarahnya.

Meskipun bukunya “History of Java” disana-sini menunjukkan sifat romantis, tetapi dapat kita anggap berjasa dalam mempelopori mempergunakan sumber-sumber Indonesia, suatu jenis Historiografi sebagi antitesis dari Compagnie-historie.

Seorang historiograaf yang mengikuti jejak raffles adalah J. Hageman seorang belanda pertama-tama mencoba menulis suatu sejarah nasional. Hageman mencoba mempergunakan sumber-sumber Indonesia dan menaruh tekanan pad data Indonesia.

Denagn jalan itu ia berusaha mengubah secara radikal historiografi yang memandang pihak Eropa sebagai yang poko, utama, ideal, sedangkan pihak Indonesia hanya merupakan tambahan saja. Ia bersikap lebih kritis terhadap tokoh-tokoh Belanda, sebaliknya lebih mengutamakan tokoh-tokoh Indonesia.

Sayang bahqwa tulisannya hany terbatas pada sejarah di Jawa: masih Javancentris, belum meningkat ke Indonesians-centrisme.

Hal ini sudah dimengerti, kalau diingat bahwa sebelum abad XIX masih susah dicari unsur-unsur unifikasi (unificeren element) dalam sejarah Indonesia: sebagian besar merupakan locale historiografie yang berdasarkan atas sumber-sumber lokal pula. Hageman belum menaruh perhatian terhadap “Buitengenwesten” dan tidak mungkin membuat sintesisi dari lokal historiografi, Meskipun