Perkembangan Paham-paham Baru di Eropa, Asia, Afrika dan Amerika

A.    Paham Nasionalisme

A.1 Pengertian

Nasionalisme adalah paham kesetiaan tertinggi individu yang diserahkan dan ditujukan kepada negara. Ernest Renan mengatakan bahwa hasrat kebangsaan timbul karena adanya keinginan untuk hidup bersama (hasrat bersatu) dengan perasaan kesetiakawanan yaang agung. Otto Bauer berpoendapat bahwa suatu bangsa adalah kelompok manusia dengan persamaan karaketr yang tumbuh karena persamaan nasib. Paham Geopolitik pun mengajarkan bahwa hasrat bersatu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dengan tempat tinggalnya.

A.2 Peristiwa Dunia Mengenai Paham Nasionalisme

A.2.1 Nasionalisme India

Gerakan pembaharuan di India antara lain:

  • The Indian Mutiny yaitu pemberontakan yang dilakukan oleh kaum Sepoy (orang India yang direkrut sebagai tentara Inggris). Pemberontakan ini dilatar belakangi penarikan pajak yang berat, perlakuan yang tidak adil dan penghinaan terhadap pimpinan mereka yaitu Rani Laksmi Bai.
  • Gerakan Brahma Samaj

Gerakan yang dipelopori oleh Rammohan Roy. Gerakan Braahma Samaj berusaha untuk menghapuskan kebudayaan yang dianggap usang seperti upacara sutte yang memaksa janda untuk melakukan belasungkawa dengan terjun ke dalam bara api. Ia juga mengajarkan asa persamaan agama dan prinsip keesaan Tuhan.

  • Aliran Rama Krisna

Aliran yang dipimpin Swani Vivekananda. Tujuan aliran Rama Krisna adalah memurnikan ajaran gamam Hindu tanpa memntingkan kehidupan materi.

  • Gerakan Theosofi

Gerakan yang dipimpin oleh Anni Besant. Gerakan yang bertujuan untuk menanamkan harga diri dan kebanggana nasional bangsa India.

  • Ajaran Mahatma Gandhi adalah

o   Ahimsa, yaitu gerakan perdamaian dan anti peperangan.

o   Hartal, yaitu gerakan rakyat India tidak melakukaan apa-apa. Mereka masuk kerja, tetapi tidak berbuat apa-apa.

o   Satyagraha, yaitu gerakan rakayat India untuk tidak bekerja sama dengan pemerintah Inggris.

o   Swadesi, yaitu gerakan rakyat India untuk memakai bahan dalam negeri.

 

A.2.2 Nasionalisme Turki

Pada abad ke-16 Turki mengalami kejayaan, namun pada abad ke-19 Turki dikenal dengan The Sick Man (negara yang sedang sakit). Turki bangkiut melalui Gerakan Turki Muda di bawah pimpinan Mustafa Kemal Pasha.

 

A.2.3 Nasionalisme Cina

Dr. Sun yat Sen membentuk Republik Cina. Ajaran Dr. Sun Yat Sen dikenal dengan sebutan San min Cu I yang berisi Nasionalisme/kebangsaan; Demokrasi/kerakyatan; Sosialisme/Keadilan sosial.

 

B.     Paham Liberalisme

B.1 Pengertian

Liberalisme adalah usaha perjuangan menuju kebebasan. Liberalisme dibedakan menjadi Liberalisme politik dan Liberalisme Ekonomi.

 

B.1.1 Liberalisme Politik

Liberalisme Politik adalah liberalisme yang bersumber pada keyakinan bahwa semua sumber kemajuan terletak pada perkembangan liberal atau haluaan kebebasan yang dipelopori oleh gerakan reformasi gereja di jerman pada abd ke-16 dan gerakan perlawan terhadap absolutisme pad abad ke-17 dan abad ke-18. Tokoh Liberalisme Politik seperti John Locke dari Inggris, Voltaire, J.J Rousseu dan Montesquieu dari Parncis serta Emmanuel Kant dari Jerman. Paham ini mengidamkan pemerintahan yang berbentuk demokrasi parlementer dengan persamaan hak bagi seluruh rakyat di depan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

 

B.1.2 Liberalisme Ekonomi

Liberalisme ekonomi dianjurkanoleh Adam Smith dari Inggris. Pemikiran Liberalisme Ekonomi dilandasi keyakinan bahwa individu yang bebas sanggup mengurus dirinya sendiri, hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Sayart untuk menuju arah liberalisme ekonomi adalah hak miliki perseorangan dipertahankan, pemerintah sebanyak mungkin tidak ikut campur dalam kehidupaan ekonomi.

B.2 Peristiwa Dunia Mengenai Paham Liberalisme

B.2.1 Revolusi Amerika

Revolusi Amerika adalah revolusi untuk mmeperoleh kemrdekaan dari imprealisem Inggris. Dengan semboyan revolusi “Lebih Baik mati sebagai manusia daripada hidup sebagai budak”. Kemrdekaan Amerika diperoleh pada tanggal 4  Juli 1776.

B.2.2 Revolusi Prancis

Revolusi besar yng terjadi pada tanggal 14 Juli 1789 dimulai dengan penyerbuan penjara Bastille yang merupakan simbol kesewenang-wenangan kekuasaan raja. Revolusi yang melahirkan tokoh pemikir seperti Montesqueau, J.J. Rousseau, Voltaire yang menyebabkan munculnya negara Prancis yang berundang-undang.

 

B.2.3 Reformasi Sistem Pemerintahan Inggris

Inggris yang berada di ambang industrialisasi menjalankan gagasan dari Adam Smith. Pemerintah Inggris pun mengupayakan memperkuat keberadaan parelemen. Parelemen di uapayakan agar mendukung pijakan Inggris pada paham Liberalisme. Di Inggris menggunakan sisitem dua paratai, yaitu partai Konservatif dan Partai Liberal dalam pemilihan anggotaa parelemen.

 

C.  Paham Demokrasi

C.1 Pengertian

Istilah demokrasi bersala dari kata Yunani yang berarti demos:rakyat dan kratein: memerintah atau kratos: pemerintah. Demokrasi adalah pemrintahan rakayat, yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pada dasarnya demokrasi hendaknay dapat menjawab pertanyaan: siapa yang melaksanakan kekuasaan negara, bagaimana cara melaksanakan kekuasaan negara, dan berapa banyak keuasaan negara boleh dilaksanakan.

 

C.2 Peristiwa Dunia Mengenai Paham Demokrasi

C.2.1 Inggris

Pencapaian Demokarsi di Inggris terjadi pada tahun 1215 ketiak rakayat Inggris memenginginkan Raja John Lackland menandatangai Magna Charta (Piagam Agung Kebebasan). Magna Charta berisikan tentang peraturan untuk melindungi rakyat dari tindakan sewenang-wenang.

Tahun 1627 dikeluarkannya Petition of Right (Petisi Hak) yang mengatur tentang pembatasan kekuasaan raja. Tahun 1688 munculah Bill of Right (Undang-undang Hak) yang mengatur tentang haka-hak warga negara Inggris.

 

C.2.2.Rusia

Revolusi Februari yang terjadi pada tahun 1917 dipelopori oleh kaum Menshevik dilancarkan dengan cara demontrasi danpemogokan massal yang berhasil menggulingkan pemrintahan smentara golongan liberal yang disebut Kadet (Konstitusional Demokrat) dan mmeproklamsikan Republik Rusia untuk pertamam kalinya. Revolusi Menshevik digulingkan oleh golongan Bolshevik pad tanggal 25 Oktober 1917.

 

D.  Paham Sosialisme

D.1 Pengertian

Sosialaisme adalah ajaran yang menghendaki tatana masyarakat yang disusun secar akolektif agar menjadi suatu masyarakat yang sejahtera. Sosialisme juga disebut sebagai istilah umum untuk semua doktrin ekonomi yang menentaang semua kemutlakan hak milik perseoraangan dan mendukung penggunaan milik perseorangan untuk kesejahteraan umum.

Dalam perkembangnnya sosialisme pecah ,menjadi dua yaitu:

  1. Sosialisme demokrat atau sosialisme dengan ciri-ciri:
    1. Memilih jalan evolusi untuk mencapai tujuan.
    2. Milik perseorangaan diperkenakan hanya aperusahaan yang penting bagi masyarakat harus dimiliki negara.
    3. Distribusi dan konsumsi didasarkan atas kebutuhan.
  2. Komunisme dengan ciri-ciri:
    1. Memilih jalan revolusi untuk mencapai tujuan
    2. Milik perseorangan tidak diperkenankan
    3. Distribusi dan konsumsi didasarkan atas kebutuhan.
About these ads

Tentang sejarawan

Sudah tidak kuliah lagi....sekarang dalam masa kebingungan yang sangat amat Twitter: @TanayaYP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: